Home / Earth Science / Luar Angkasa / Mengenal Matahari & Gas Penyusun Matahari

Mengenal Matahari & Gas Penyusun Matahari

Gas penyusun matahari adalah salah satu unsur penting dalam pembentukan matahari yang dapat membuat mata kita silau jika memandang ke langit untuk melihat sinar matahari. Tentunya akan membuat kita sangat panas dan mata terasa silau. Apakah Anda pernah berjemur di bawah terik matahari? Apabila Anda berjemur di bawah sinar matahari terlalu lama tentunya akan membuat kulit kita menjadi terbakar. Dan harus memerlukan dokter untuk mengatasinya. Bumi memiliki suhu yang lumayan panas walaupun jarak antara bumi dan matahari cukup jauh,. Dapat kita pikirkan bagaimana panasnya matahari tersebut. Untuk jarak yang mencapai jutaan kilometer saja sudah lumayan panas bahkan bisa menyebabkan kanker kulit, bagaimana dengan panas dari matahari? Pastinya tidak terbayangkan. Dan kali ini akan di bahas mengenai matahari dan gas penyusun matahari.

Mengenal Matahari & Gas Penyusun Matahari

Untuk sebagian besar gas penyusun matahari yaitu hydrogen dan bisa di bilang bahwa hydrogen merupakan material penyusun matahari yang cukup banyak pada matahari yang mencapai kisaran 72 % banyaknya. Dan pada fusi merubah hydrogen menjadi suatu unsur penting lainnya, dan matahari sendiri terdapat 26 % helim dan juga unsur lainnya seperti magnesium, besi, neon, silicon, oksigen dan lain sebagainya. Dan elemen-elemen ini di ciptakan dalam pusat matahari. Dan untuk gaya dari gravitasi di ciptakan suatu tekanan yang hebat dan juga suhu pada inti.

Untuk lapisan inti di katakana memiliki suhu hinggan 28 juta Fahreinheit atau sekitar 16 juta celcius. Untuk atom pada hydrogen di kompres dan juga di satukan bersama dengan yang menciptakan helium dan juga banyak energy. Dan proses tersebut di sebut fusi nuklir. Energi pada sinar matahari kebanyakan dalam bentuk futon sinaran gama dan juga neutrino lalu di jalankan pada zona radiasi , dan futon akan dapat berdiri dalam zona tersebut selama satu juta tahun sebelum melewati lapisan antar muka. Dan pada lapisan tersebut banyak ilmuwan yang berpendapat bahwa lapisan ini tempat menghasilkan suatu medan magnet matahari. Dan medan magnet tersebut di hasilkan oleh suatu magnet dynamo pada lapisan tersebut.

Dalam membahas bagian dari suatu matahari dan gas penyusun matahari tentunya tak luput dari konvektif. Dan zona konvektif adalah suatu lapisan terluar dari matahari. Pada area ini akan melebar dari kisaran 125.000 mil dari dalam ke permukaan atau yang biasa di sebut dengan nama atmosfer matahari. Dan area ini dominan memiliki suhu yang dingin dan cukup untuk berat seperti zat besi, oksigen, karbon dan lainnya untuk memegang elektro milik mereka masing-masing. Dan hal tersebut akan mengakibatkan materi menjadi lebih samar dan juga terjebak panas yang kemudian mengakibatkan timbulnya plasma yang mendidih atau disebut convect.

Untuk Gerakan konveksi akan menghantarkan panas pada permukaan dengan singkat, untuk permukaan yang adalah lapisan bawah dari atomosfer matahari dinamakan fotosfer. Lapisan tersebut adalah lapisan yang mana energy akan di hantarkan sebagai sinar matahari. Dan akan mencapai bumi hingga 8 menit lamanya.

Seperti yang telah di bahas sebelumnya mengenai matahari yang apabila gas penyusun matahari merupakan hydrogen. Akan tetapi bagaimana untuk gas lainnya? Dan sebesar apa ukuran mereka untuk suatu komposisi pada matahari sendiri? Para astronomi dan pakar geosfisika berkaitan bahwa komposisi matahari sudah mendapatkan 67 elemen kimia pada terik matahri. Mungkin saja lebih dari itu, namun dalam kapasitas kecil dan akan sangat sulit untuk mencari tahu. Sekian tentang Mengenal Matahari & Gas Penyusun Matahari, baca juga pembahasan menarik lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online