Home / Earth Science / Ilmu Kebumian / Pengertian Tanah Longsor

Pengertian Tanah Longsor

Pengertian tanah longsor merupakan salah satu gejala alam yang sering terjadi di Indonesia terutama karena iklim di Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan intensitas hujan yang tinggi. Adapun pengertian dari tanah longsor adalah sebagai berikut.

Pengertian Tanah Longsor

Para ahli telah mendefinisikan tanah longsor dengan banyak arti, akan tetapi secara umum, tanah longsor adalah perpindahan material dari pembentuk lereng yang berupa batuan, bahan rombakan, ataupun campuran material lainnya yang bergerak kebawah keluar kelereng. Peristiwa tanah longsor merupakan salah satu peristiwa gejala atau bencana alam geologi dengan berbagai jenis dan tipenya.

Ada banyak sekali jenis-jenis tanah longsor yang pernah saya pelajari sewaktu kuliah dulu, diantaranya adalah :

Jenis-Jenis Tanah Longsor

  1. Longsoran Translasi
    Merupakan pergerakan massa tanah serta batuan pada suatu bidang yaitu bidang gelincir yang memiliki bentuk rata atau bergelombang landai.
  2. Longsoran Rotasi
    Merupakan pergerakan massa tanah serta batuan yang memiliki bidang cekung
  3. Pergerakan Blok
    Merupakan pergerakan perpindahan batuan yang melaju pada suatu bidang gelincir yang memiliki bentuk rata
  4. Runtuhan Batu
    Merupakan pergerakan sejumlah besar batuan ataupun material lainnya yang bergerak kebawah pada lereng yang terjal dengan cara jatuh bebas.
  5. Rayapan Tanah
    Merupakan jenis pergerakan tanah yang relatif lambat. Jenis pergerakan tanah ini relatif sangat lambat dan sulit untuk dikenali dalam waktu dekat, seiring berjalannya waktu, tiang listrik yang dipasang tegak akan miring yang menandakan bahwa terjadi rayapan tanah didaerah tersebut.
  6. Aliran Bahan Rombakan
    Merupakan pergerakan tanah yang didorong bergerak oleh bantuan air. Kecepatan dari aliran ini sanagt tergantung pada kemiringan lereng, volume, tekanan air serta jenis dari material yang di angkutnya. Jenis longsoran ini sering terjadi di daerah aliran dari sungai sekitar gunung api yang berbentuk aliran lumpur vulkanik.

Untuk pembahasan lengkap dari jenis-jenis tanah longsor akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Pengertian Tanah Longsor

Penyebab Terjadinya Tanah Longsor

Tanah longsor dapat terjadi jika gaya pendorong pada bagian lereng lebih besar dibandingkan dengan gaya penahannya. Gaya dari penahan dipengaruhi oleh kepadatan tanah, kekuatan batuan dan jenis dari tanah tersebut. Sedangkan daya pendorongnya sendiri di pengaruhi oleh besar atau kecilnya sudut lereng, air, beban pada bagian atasnya serta berat jenis dari batuan yang berada di atasnya.

Adapaun faktor-faktor penting lainnya yang dapat mempengaruhi terjadinya tanah longsor adalah sebagai berikut :

  • Hujan yang lebat yang menyebabkan melemahnya kekuatan penahan lereng
  • Erosi yang terjadi diatas permukaan lereng
  • Penebangan pohon tanpa melakukan reboisasi, sehingga hilangnya daerah resapan air hujan pada bagian lereng
  • Berat yang besar dan berlebihan apda bagian lereng karena bertambahnya perumahan disekitar lereng

Manusia tidak dapat menahan terjadinya tanah longsor karena pengertian tanah longsor adalah gejala alam, akan tetapi, manusia dapat melakukan beberapa pencegahan agar tanah longsor tersebut dapat di minimalisir. Adapaun cara pengehanan tanah longsor sebagai berikut.

  • Mulai membangun terasering
  • Tidak membuat kolam penampungan pada bagian atas lereng dan tidak membuka area lahan persawahan
  • Memadatkan dan menutup retakan tanah yang terjadi disekitar lereng
  • Jangan melakukan penebangan secara liar dan tanpa adanya reboisasi kembali
  • Jangan menggali atau mengambil tanah pada bagian bawah lereng yang terjal
  • Tidak membangun rumah disekitar area bawah tebing atau tepian sungai yang rawan akan proses erosi.

Selain melakukan beberapa tindakan diatas, ada beberapa tahapan lainnya untuk melakukan mitigasi bencana tanah longsor. Diantaranya adalah :

  1. Melakukan pemetaan daerah
  2. Penyelidikan areal yang sering terjadi rawan longsor
  3. Pemeriksaan disekitar daerah yang sering terjadi rawan longsor
  4. Pemantauan rutin disekitar areal rawan longsor
  5. Melakukan sosialisasi tanah longsor kepada warga setempat

Demikian pembahasan tentang Pengertian Tanah Longsor, baca juga pembahasan lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2018

Harga GPS Garmin 2018 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin luangkanlah …

2 comments

  1. Longsor bisa dicegah dengan mencari penyebabnya.

  2. postingan yang bagus….kebetulan dapat membantu untuk tugas…..terima kasih telah berbagi, sukses slalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online