Home / Earth Science / Ilmu Kebumian / Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi

Perkembangan cekungan terbentuknya minyak bumi di Indonesia dapat dilihat mulai dari Masa Arkeozoikum, Masa Paleozoikum yang meliputi Zaman Kambrium, Zaman Silur, Zaman Devon, Zaman Perm, Masa Mesozoikum yang meliputi Zaman Trias, Zaman Yura, Zaman Kapur, Masa Kenozoikum yang meliputi Zaman Tersier termasuk didalamnya Kala Eosen, Kala Oligosen, Kala Miosen dan Zaman Kwarter termasuk didalamnya Kala Pleistosen dan Kala Holosen.

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi Selama Masa Arkeozoikum

Selama masa tersebut Indonesia termasuk dalam benua yang dikenal sebagai daratan Aequinoctia. Di daratan tersebut terdapat cekungan sedimentasi bukan geosinklin dan belum terdapat cekungan sedimentasi geosinklin.

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi Selama Masa Paleozoikum

a. Zaman Kambrium

Pada Zaman Kambrium pelamparan daratan Aequinoctia mulai berkurang pada saat itulah terbentuk Geosinklin Tasmania di bagian timur Indonesia

b. Zaman Silur

Pada Zaman Silur pelamparan daratan Aequinoctia makin berkurang, pembentukan Geosinklin Tasmania makin meluas bersambung dengan Palung Papua

c. Zaman Devon

Pada Zaman Devon pelamparan daratan Aequinoctia makin berkurang, hampir sebagian besar daerah Irian berlaku sebagai geosinklin. Geosinklin Tasmania masih tetap ada sedang di bagian barat Australia berbatasan dengan pulau Timor terbentuk Geosinklin Westralia.

d. Zaman Karbon

pada Zaman Karbon geosinklin yang terbentuk pada zaman sebelumnya sudah menghilang. Sebagian dari Irian masih berfungsi sebagai geosinklin. Geosinklin Westralia lenyap sedang daerah antara Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan sebagian menjadi Palung Anambas.

e. Zaman Perm

Pada Zaman Perm yang merupakan akhir Masa Paleozoikum geosinklin yang sudah ada pada zaman sebelumnya tetap ada hanya pelamparannya yang mengalami perubahan, sedang Palung Anambas yang sekarang berfungsi sebagai Geosinklin Danau makin meluas. Pulau-pulau Indonesia lainnya
masih merupakan daerah pelamparan daratan Aequinoctia.

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi Selama Masa Mesozoikum

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi

a. Zaman Trias

Pada Zaman Trias yang merupaaan permulaan dari Masa Mesozoikum hampir merubah wajah Kepulauan Indonesia. Geosinklin Papua berubah menjadi daratan, Geosinklin Tasmania menyempit, Geosinklin Danau, Geosinklin Westralia mulai berhubungan dengan terbentuknya Geosinklin
Timor-Sulawesi yang dikenal pula sebagai Geosinkklin Banda.

b. Zaman Yura

Pada Zaman Yura terbentuk beberapa geosinklin yang baru. Geosinklin Papua yang pada Zaman Trias sudah merupakan daratan sekarang berfungsi kembali sebagai geosinklin dan dikenal sebagai Geosinklin Papua, Geosinklin Westralia, Geosinklin Timor-Sulawesi makin meluas sehingga masih tetap berhubungan dengan Geosinklin Danau yang kesemuanya berhubungan dengan Geosinklin Himalaya yang munculnya bersamaan dengan Geosinklin Danau. Yang menarik perhatian ialah terbentuknya Geosinklin Sumatra-Jawa yang relatif luas, sehingga mengakibatkan pola geosinklin di Indonesia merubah sama sekali wajah daratan Indonesia.

c. Zaman Kapur

Pada Zaman Kapur timbul geosinklin yang baru antara lain Geosinklin Mariana, Geosinklin Birma. Geosinklin Danau mulai menyempit sedang Geosinklin Sumatra-Jawa, Geosinklin Banda, Geosinklin Papua masih tetap ada dan Geosinklin Tasmania muncul kembali. Pada zaman inilah terjadi perubahan pola yang relatif lain sama sekali bila dibandingkan dengan zaman- zaman sebelumnya.

Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi Selama Masa Kenozoikum

a. Zaman Tersier

Zaman Tersier yang diawali dengan Kala Eosen Geosinklin Sumatra-Jawa, Geosinklin Papua, Geosinklin Westralia, Geosinklin Banda, Geosinklin Danau, Geosinklin Birma, Geosinklin Mariana masih tetap ada, disamping timbul di bagian utara Geosinklin Philipina.

Pada Kala Oligosen Geosinklin Papua, Geosinklin Sumatra-Jawa, Geosinklin Westralia, Geosinklin Banda, Geosinklin Philipina dan Geosinklin Mariana masih tetap berfungsi dan satu sama lain berhubungan.

Pada Kala Miosen, geosinklin yang sudah ada pada Kala Oligosen masih tetap ada di samping itu Geosinklin Tasmania yang telah hilang pada Kala Oligosen pada Kala Miosen muncul kembali sebagai suatu geosinklin.

Pada Kala Pliosen geosinklin yang sudah ada pada Kala Miosen masih tetap ada, kecuali Geosinklin Tasmania yang lenyap. Terlihat bahwa untuk pertama kalinya daratan Australia terpisah dengan daratan Papua, sedang Geosinklin Birma dan Geosinklin Sumatra-Jawa bersambungan dan dikenal sebagai Geosinklin Birma-Sumatra-Jawa.

b. Zaman Kwarter

Pada zaman Kwarter yang diawali dengan Kala Plistosen, pola penyebaran geosinklin di Indonesia bagian barat relatif masih sama dengan pola penyebaran geosinklin pada akhir Zaman Tersier. Di Indonesia bagian timur, sebelah utara Papua, terbentuklah Geosinklin Carolina, sedang daratan Australia dan daratan Papua kembali lagi bersatu membentuk suatu daratan yang luas dan dikenal sebagai Paparan Sahul.

Menjelang akhir kala Plistoesn terjadilah peristiwa glasiasi yang hampir melanda sebagian besar dunia, termasuk Indonesia, dan mengakibatkan terbentuknya pola penyebaran kepulauan Indonesia sekarang ini.
Demikian pembahasan singkat tentang Perkembangan Cekungan Terbentuknya Minyak Bumi, baca juga pembahasan menarik lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online