Home / Ilmu Peta / Peta / Peta Geomorfologi

Peta Geomorfologi

Peta geomorfologi adalah peta yang memberikan gambaran bentang alam suatu daerah beserta faktor-faktor pengontrolnya. Dalam penyajiannya peta tersebut haruslah memuat unsur-unsur sebagai berikut Penampang morfcdogi, tafsiran struktur, proses geologi muda/proses eksogen, dan satuan geomorfik.

Penampang Peta Geomorfologi

Berguna untuk memperlihatkan kenanpakan bentang alam apakah berupa dataran, pegunungan, punggungan, lernbah dan lain-lain. Dalam penarikannya diusahakan dapat mewakili semua satuan geomorfik yang ada. Penggambaran penampang blasanya menggunakan perbandingan skala vertikal dan horisontal adalah 1 : 1. Tetapi apabila relief terlihat terlalu datar, dapat dilakukan eksagarasi menjadi 1:2

Tafsiran Struktur Peta Geomorfologi

Pada peta geomorfologi pencantuman data-data struktur geologi dapat membantu memberckan penjelasan tentang faktor pengontrol satuan geomorfik yang ada. Dalam hal kita dapat menafsirkan kedudukan lapisan batuan, sumbu lipaton dan sesar.

Proses Geologi Muda/Proses Eksogen

Pada prinspnya memberikan gambaran tentang proses eksogen yang bekerja di daerah tersebut. Misalnya gerakan tanah, endapan point bars, .Gua-gua dan lain sebagainya. Adanya penjelasar mengenai proses eksogen ini dapat membantu dalam perencanaan tata guna lahan (land use).

Satuan Geomorfik Geomorfologi

Pembagian satuan geomorflk hendaknya mengacu kepada literatur-literatur resmi dimana pada umumnya didasarkan pada morfometri dan morfogenesa atau morfostruktur. Morfometri merupakan pembagian kenampakan geomorfologi yang didasarkan pada kelerengan, meliputi beda tinggi dan sudut lereng (slope). Pembagian secara morfometri diharapkan dapat memberikan gambaran adanya kontrol litologi, struktur, dan proses geologi muda. Morfogenesa atau morfostruktur adalah pembagian berdasarkan struktur geologi dan litologi sebagai hasil genetik. Pembagian satuan geomorfik dapat mengacu pada beberapa klasifikasi yang dikeluarkan oleh beberapa ahli, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

Peta Geomorfologi

Klasifikasi Dari A.K. Lobeck (1931)

A. Satuan Geomorfik Dataran (Plain), dibagi menjadi subsatuan :

      • Dataran Pantai, dataran yang ditempati oleh endapan pantai.
      • Dataran Interior, dataran pantai yang menjorok kedaratan.
      • Dataran Danau, dataran hasil dari danau yang kering.
      • Dataran Lava, dataran yang terbentuk oleh lava.
      • Dataran Glasial, terbentuk akibat adanya sedimentasi oleh salju atau es.
      • Dataran Aluvial, dibagi lagi menjadi:
        + Kipas aluvial, terdapat pada kaki pegunungan atau bukit
        + Dataran banjir, terdapat disekitar aliran sungai.
        + Dataran Delta, terbentuk dari endapan delta

B. Satuan Geomorfik Plateau, adalah dataran tinggi dengan kontrol kedudukan lapisan batuan horisontal. Dibagi menjadi beberapa subsatuan . Mesa, Butte, Pinacle

C. Satuan Geomorfik Pegunungan Kubah, terbagi dalam beberapa subsatuan :

  • Cuesta, kemiringan lapisan 10 – 300 derajat
  • Hoqback, kemiringan lapisan 30 – 450 derajat
  • Flatiron, kemiringan lapisan lebih besar dari 450 derajat

D. Satuan Geomorfik Pegunungan Blok terbentuk oleh adenya blok-blok sesar. Terbagi dalam beberapa subsatuan, yaitu Sesar berjenjang (Slep fault), Terban (graben). Sembulan (horst), Fault scarp. dan Fault line scarp.

E. Satuan Geomorfik Pegunungan Lipatan merupakan satuan geomorfik yang terbentuk oleh adanya kontrol struktur lipatan. Terbagi dalam beberapa subsatuan yaitu Pegunungan antiklin, Pegunungan Sinklin, Pegunungan Monoklin, Lembah Antiklin, Lembah Sinklin, dan Lembah Monoklin.

F. Satuan Geomorfik Kompleks, Satuan ini biasanya terbentuk oleh bermacam-macam batuan baik batuan beku, sedimen, dan metamorf. Memiliki bentuk yang tidak teratur, misal pada daerah komplek melange.

G. Satuan Geomorfik Volkanik, merupakan bentukan-bentukan yang diakibatkanoleh aktivitas magma. Terdiri atas beberapa subsatuan, yaitu Gunungapi strato,Gunungapi bocca, Gunungaoi maar, Kaldera, Volkarik neck, Batholith, Pematang (dike), Lacolith, dan phonolith

Klasifikasi Dari Thornbury (1954)

A. Satuan Geomorfik Dataran

  • Peneplain, merupakan seatu dataran rendah bergelombang sangat lemah sebagai hasil erosi subaerial tahap awal.
  • Panplain, suatu dataran yang terbentuk oleh akibat adanya dataran banjir (floodplain).
  • Pediplain, dataran kaki pegunungan.
  • Coastal plain, dataran pantai.

B. Satuan Geomorfik Plateau, merupakan dataran tinggi dengen kedudukan lapisan batuan horisontal. Berbentuk mirip meja (table-plain) Terdiri dari Messa dan Butte.

C. Satuan Geomorfik Kubah, merupakan perbukitan yang dikontrol oleh struktur kubah (dome), terdiri atas Hoqback dan Cuesta.

D. Satuan Geomorfik L.ipatan, merupakan satuan geomorfik yang dikontrol oleh struktur lipatan. Karena memperlihatkan bentuk seperti punggungan (ridge), maka pada bagian tinggian disebut dengan punggungan. Satuan ini terbagi atas Punggungan Antiklin, Punggungan Sinklin, Punggungan Homoklin, Lembah Antiklin, Lembah dan Lembah Homoklin.

E. Satuan Geomorfik Struktur Sesar, Terdiri atas Fault Scarl Fault Line Scarp, Horst, dan Graben.

F. Satuan Geomorfik Karst, merupakan bentang alam yang berkembang didaerah dengan litologi batugamping dan dolomit. Perkembangannya dikontrol oleh proses-proses eksogen yang bekerja pada daerah tersebut. Terdiri dari Terra rossa, merupakan soil yang terbentuk di permukaan prodik dari pelapukan dan pelarutan batugamping.

  • Lapies, kenampakan lobang-lobang pada batugamping atal! dolomit akibat pelarutan.
  • Sink hole, berupa depresi, dalam perkembangannya berubah menjadi dolena, uvala, dan polye.
  • Karst plain, bentang alam yang dibentuk oleh batugamping berlapis, dengan kedudukan lapisan horisontal.

G. Satuan Geomorfik Pegunungan Glasial, satuan geomorfik yang, diakibatkan oleh aktivitas salju. Terdiri atas Cirque (bukit glasial), Trunggated spurs, Fyord, dan piedmont lakes.

H. Satuan Geomorfik Volkanik, terdiri dari Lahar, Plug dome, Volcanic craters, Kaldera, Lava plains, Volcanic neck, dan Dike ridge.

Klasiflkasi Dari Van Zuidam

Klasifikasi Van Zuidam ada dua, yaitu yang dikeluarkan tahun 1979 dan 1983. Pada klasifikasi yang dikeluarkan tahun 1979 salah satunya adalah didasarkan pada kelerengan dan bentuk relief. Demikian pembahasan tentang Peta Geomorfologi, baca pembahasan lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online