Home / Earth Science / Luar Angkasa / Teori Bintang Kembar

Teori Bintang Kembar

Teori bintang kembar merupakan salah satu teori lainnya dari teori pembentukan bumi yang terkenal sampai saat ini. Teori ini mendepankan fakta bahwa diluar sistem tata surya kita, terdapat tata surya lain yang memiliki bintang kembar, sehingga teori ini masih dapat dipertahankan sampai sekarang (bisa di buktikan kebenarannya dengan teknologi yang berkembang di era sekarang). Ulasan dari teori ini mengatakan bahwa :

“Tata surya kita pada awalnya memiliki dua bintang kembar matahari dan kembarannya. Seiring berjalannya waktu, kedua bintang kembar tersebut mengalami beberapa ledakan-ledakan kecil, hingga disuatu saat, salah satu bintang kembar tersebut benar-benar meledak dan membentuk serpihan-serpihan debu-debu kosmik. Sedangkan bintang yang satunya masih tetap dalam kondisi semula. Karena bintang besar tersebut memiliki gaya gravitasi tarik-menarik, serpihan dan debu dari sisa ledakan tersebut tertarik oleh gaya gravitasi matahari (tetapi tidak semua dari debu dan serpihan tersebut masuk kedalam tubuh matahari). Serpihan dan debu yang masih berada disekitar matahari berkumpul dan mempilih serta memadat sehingga membentuk planet-planet bumi dan lainnya. Sedangkan serpihan-serpihan yang tidak membentuk planet menjadi benda lepas seperti asteroid.” Teori bintang kembar ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 oleh Raymond Arthur Lyttleton.

Teori Bintang Kembar

Siapakah Raymond Arthur Lyttleton Sang Penemu Teori Bintang Kembar ?

Raymond Arthur Lyttelton (Lahir 7 Mei 1911 dan Meninggal 16 Mei 1995) adalah seorang ahli matematika Inggris dan astronom teoretis. Ia lahir di daerah Oldbury, Worcestershire dan dididik di sekolah Raja Edward VI Lima Cara di Birmingham, masuk ke Clare College, Cambridge untuk belajar ilmu matematika, lulus pada 1933. Ia terpilih menjadi mahasiswa Fellow dari St John College pada tahun 1937 dan diangkat dosen matematika di tahun yang sama (sampai 1959). Dia menjadi pembaca dalam bidang Astronomi Teoretikal dari 1959 sampai 1969, setelah itu ia diangkat menjadi jabatan guru khusus tentang subject tersebut. Ia memenangkan medali Royal Society Royal pada tahun 1965 “Atas kontribusi untuk astronomi, terutama untuk karyanya tentang stabilitas dinamis dari galaksi.”

Dia menulis sejumlah buku :

  1. The Comets and Their Origin (1953),
  2. The Stability of Rotating Liquid Masses (1953),
  3. The Modern Universe {1956},
  4. Rival Theories of Cosmology {1960},
  5. Man’s View of the Universe (1961),
  6. Mysteries of the Solar System (1968),
  7. The Earth and its Mountains (1982),
  8. The Gold Effect (1990).
  9. In 1956, he presented a 5-part television series on the B.B.C. entitled “The Modern Universe”.

Sekian pembahasan tentang Teori Bintang Kembar, baca juga pembahasan menarik lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online