Home / Earth Science / Luar Angkasa / Terbentuknya Teori Protoplanet

Terbentuknya Teori Protoplanet

Teori protoplanet merupakan salah satu teori pembentukan jagat raya yang masih bertahan sampai saat ini, ada banyak teori lainnya yang sudah tidak diakui lagi karena seiring perkembangan teknologi dan visual 3D teori-teori tersebut dapat dibuktikan kebenarannya. Teori ini mengatakan bahwa ”

“Alam semesta dahulu kala sekitar 5.000 juta tahun yang lalu (5 Milyar Tahun yang lalu) memiliki awan, gas kosmos dan gumpalan debu yang bertebaran yang berbentuk seperti piringan cakram dan terus berputar sehingga salah satu dari gas awan tersebut mengalami pemadatan/pemapatan yang menarik partikel-partikel debu ke pusat awan tersebut, sehingga membentuk gumpalan bola dan terpilin. Gumpalan gas tersebut memipih membentuk cakram yang pada bagian tengah cakram tersebut saling menekan yang menyebabkan timbulnya panas dan menjadi bola pijar yang saat ini dikenal dengan matahari (Sun), sedangkan gumpalan-gumpalan kecil yang terpilin lainnya mengalami pendinginan dan menjadi planet-planet yang memiliki ukuran lebih kecil beserta dengan satelitnya masing-masing.”

Terbentuknya Teori ProtoplanetTeori Protoplanet disebut juga sebagai teori awan debu yang pertama kali dikemukakan oleh Carl Friedrich von Weizsäcker yang kemudian pada tahun 1950 dikembangkan dan disempurnakan lagi oleh Gerard Peter Kuiper.

Siapakah Carl Friedrich von Weizsäcker Sang Penemu Teori Protoplanet?

Carl Friedrich Freiherr von Weizsäcker (28 Juni 1912 – 28 April, 2007) adalah penemu Teori Protoplanet dan seorang ahli fisika dan filsuf Jerman. Lahir di Kiel, Schleswig-Holstein, ia adalah cucu dari Karl Hugo von Weizsäcker, Perdana Menteri Kerajaan Württemberg. Weizsäcker membuat penemuan-penemuan teoritis penting mengenai produksi energi dalam bintang dari proses fusi nuklir. Dia juga melakukan pekerjaan teoritis berpengaruh pada pembentukan planet pada awal Tata Surya.

Pada tahun 1938, Weizsäcker mengembangkan teori pembentukan Tata Surya, berdasarkan pertimbangan mengenai elemen ringan dan berat pada Matahari dan planet-planet terestrial Tata Surya. Pandangannya kemudian diakui dan disempurnakan oleh sejumlah besar fisikawan lain dan astronom. Menurut teori, Matahari dan planet-planet yang berevolusi dari awan gas yang terdiri dari 99% hidrogen dan helium, dan 1% dari unsur berat lainnya. Sejumlah 10% dari awan tetap mengelilingi matahari selama fase awal, dan 1% dari unsur yang lebih berat sekitar 10% dari total massa dari awan akan membentuk planet-planet dan satelitnya.

Siapakah Gerard Peter Kuiper ?

Gerard Peter Kuiper adalah pengembang dari Teori Protoplanet yang lahir dan wafat pada (7 Desember 1905 – 23 Desember 1973) adalah seorang astronom Belanda-Amerika, ilmuwan planet, selenographer, penulis dan profesor. Dia adalah senama eponymous dari sabuk Kuiper. Kuiper dianggap oleh banyak ilmuan sebagai ayah dari ilmu planet modern. Sebagai profesor di University of Chicago, ia juga berperan sebagai penasihat disertasi untuk Carl Sagan. Pada tahun 1958, ia bekerja pada A119 Proyek militer rahasia, rahasia rencana Angkatan Udara untuk meledakkan hulu ledak nuklir di Bulan.

Gerard Peter Kuiper lahir pernah mendapatkan 3 penghargaan besar di dunia, antara lain :

  • Pada tahun 1947, Kuiper dianugerahi Prix Jules Janssen dari Astronomical Society of France.
  • Pada tahun 1959, Kuiper memenangkan Henry Norris Russell Lektor American Astronomical Society.
  • Pada tahun 1971, Kuiper menerima Kepler Medali Emas dari Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Institut Franklin.

Sekian pembahasan lengkap tentang Terbentuknya Teori Protoplanet, baca juga pembahasan menarik lainnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online