Home / Earth Science / Ilmu Batuan / Batu Giok Telah Lama Menjadi Buruan

Batu Giok Telah Lama Menjadi Buruan

Batu Giok saat ini tengah naik daun. Berkat merebaknya peminat batu akik beberapa waktu lalu telah meningkatkan daya jual batu ini. Batu akik menjadi perburuan banyak orang untuk dijadikan koleksi. Banyak jenis batu akik yang berasal dari luar negeri atau dalam negeri mendadak naik daun. Batu-batu yang naik daun itu adalah batu akik bacan, batu kalimaya dan batu akik lumut Aceh. Namun, yang paling terkenal adalah batu akik jenis giok. Batu giok sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Harga per batunya pun mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tingginya harga ini tidak terlepas dari kualitas dan keindahan yang dimilikinya.

batu-giok-telah-lama-menjadi-buruan

Jenis Batu ini yang paling cantik dan mahal adalah batu giok hijau. Batu jenis ini memang paling unggul diantara yang lain. Maka tidaklah mengherankan jika perbutirnya dibanderol harga mencapai ratusan juta rupiah. Mahalnya batu ini disebabkan karena keindahan warna hijau dengan corak yang unik. Semakin indah warna dan corak, semakin mahal pula harga yang ditawarkan. Perlu diketahui, batu ini tidak hanya bermanfaat sebagai aksesoris saja, tapi juga memberikan manfaat dengan mendatangkan keberuntungan. Sejak dulu masyarakat Cina telah memanfaatkan batu ini sebagai benda keberuntungan yang dipajang di dalam rumah. Selain itu, batu ini juga dipercaya dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Banyaknya manfaat inilah yang kemudian membuat orang berbondong-bondong ingin memilikinya.

Di Indonesia sendiri ada beberapa daerah yang dikenal sebagai penghasil Batu giok kualitas bagus, yaitu daerah Kalimantan. Batu giok Kalimantan terkenal dengan warna hijaunya yang menarik dan juga coraknya yang unik. Batu ini tergolong langka karena sangat susah untuk mendapatkannya. Kelangkaan inilah yang membuat batu ini mahal. Tiap bijinya saja mencapai jutaan rupiah, tergantung dari motif dan warnya. Meski mahal, batu ini tetap banyak dicari kolektor. Selain Kalimantan, daerah lain yang juga dikenal sebagai kawasan penghasil batu berkualitas adalah Aceh. Aceh terkenal sebagai penghasil batu akik giok Aceh. Batu ini dikenal dengan corak warnanya yang indah. Harganya mencapai jutaan rupiah. Harganya yang mahal ini sebanding dengan kualitas dan corak warna yang unik. Batu ini menjadi koleksi yang unik dan bisa dijadikan aksesoris rumah. Dengan menggantungnya di rumah batu ini mendatangkan keberuntungan. Selain pajangan di rumah, batu ini juga bisa dijadikan aksesoris seperti kalung atau cincin.

Namun, dengan meluasnya peminat Batu asli, memunculkan beberapa oknum nakal yang memalsukan batu ini dengan tujuan mendulang keuntungan yang banyak. Nah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi batu asli dan palsu. Pertama, jika batu ini terkena sinar matahari warnanya akan terlihat semakin hijau. Tekstur dari giok palsu biasanya sedikit kasar dan akan warnanya mudah memudar. Kedua, giok tidak mudah tergores. Untuk mengecek keasliannya coba anda memberikan sedikit guratan pada batu itu. Jika tergores besar kemungkinan batu tersebut adalah palsu. Langkah terakhir yang bisa lakukan untuk memastikan keaslian batu adalah dengan menguji batu di laboratorium. Demikianlah beberapat hal yang dapat kami informasikan kepada anda mengenai giok. Jika ingin memilikinya anda bisa mengunjungi bisa batu terdekat atau memesannya melalui online yang terpercaya. Berhati-hatilah dalam memilih batu, sebab jika tidak teliti anda tertipu jutaan rupiah. Sekian pembahasan tentang Batu Giok Telah Lama Menjadi Buruan, baca juga pembahasan tentang Batu Mulia Ruby Bisa Berikan Banyak Manfaat Kesehatan di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online