Home / Earth Science / Ilmu Batuan / Batu Topaz : Cerita dan Fakta

Batu Topaz : Cerita dan Fakta

Batu Topaz memiliki sejarah yang panjang, mulai ditemukan sejak dua ribu tahun yang lalu. Sejarahnya berawal dari Mesir ketika orang-orang mesir kuni mempercayai bahwa warna kuning yang menjadi ciri khas Topaz berasal dari dewa matahari, Ra. Sementara kepercayaan lain beranggapan bahwa kata Topaz berasal dari middle English, yang diambil dari kata Old French ‘Topace’ dan latin ‘Topazus’, yang merupakan sebuah nama di laut merah yang merupakan tempat warga Yunani kuno menambang batu permata. Kata Topaz juga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “Tapas” atau “Api”. Batu alam jenis ini biasa digunakan untuk berbagai model perhiasan karena tekstur dan sifatnya yang fleksibel. Sehingga batu ini banyak digunakan sebagai bahan aksesoris seperti cincin, kalung, gelang, liontin dan sebagainya. Batu Topaz tergolong sangat keras sehingga tidak mudah tergores.

batu-topaz-cerita-dan-fakta

Jika anda tertarik memiliki atau menggunakan perhiasan yang terbuat dari Batu Topaz, ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut ini. Batu alam ini memiliki beberapa warna, seperti bening, kuning, oranye, coklat kemerah-merahan, merah muda sampai merah tua, violet dan hijau muda. Banyaknya pilihan warna inilah yang membuat batu ini ramai diburu orang.

Faktor lain yang membuat batu ini banyak dicari adalah Clarity atau tranparan, yang apabila terkena cahaya bisa tembus tapi tidak transparan. Semakin banyak kilauan cahaya yang dihasilkan maka semakin tinggi harga batu tiap buahnya. Untuk menghasilkan warna bagus yang diinginkan perlu melakukan beberapa treatment khusus. Nah, daerah atau negara yang terkenal sebagai penghasil batu ini adalah Brazil, Afghanistan, Australia, Myanmar, China, Germany, Japan, Madagascar, Mexico, Namibia, Nigeria, Pakistan, Rusia, Zimbabwe, Sri Lanka, Ukraina dan Amerika Serikat. Tpoaz warna biru muda yang natural paling banyak ditemukan di kawasan Irlandia Utara dan Inggris.

Baca Juga :  Mengenal Batu Citrine Beserta Beserta Khasiatnya

Batu Topaz sendiri memiliki cara perawatan khusus. Sebab, jika salah urus bisa jadi batu ini berubah warna atau pecah. Untuk penggunaan dalam jangkan panjang diperlukan bezel pelindung khusus, bukan menggunakan setting Prong yang biasa dipakai pada cincin. Tingkat kekerasan batu ini yang mencapai 8 skala Mohs membuatnya tahan lama dan anti gores. Sementara untuk membersihkannya, cukup menggunakan air sabun dan kain yang lembut untuk membilasnya. Supaya warna tidak mudah luntur, bersihkan dalam waktu enam bulan sekali.

Baca Juga :  Perawatan Batu Badar Perak

Seperti kebanyakan batu permata lainnya, penggunaan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner) sangat tidak dianjurkan. Selalu lepas perhiasan atau batu permata sebelum berolahraga, membersihkan rumah atau beraktivitas berat lainnya. Simpan batu Topaz berjauhan dari batu permata lainnya untuk menghindari terjadinya gesekan. Cara terbaik untuk menyimpan batu Topaz adalah dengan membungkusnya menggunakan kain yang lembut atau menempatkannya di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Di Indonesia, Batu Topaz memiliki banyak sebutan. Ada yang menyebutnya sebagai batu Daud, Mirah Cempaka dan batu Selong. Untuk harga biasanya batu ini memiliki harga yang bervariasi, tergantung warna. Untuk warna yang paling digemari, yaitu warna biru muda dan tua, harganya berkisar antara 100 ribu rupiah sampai 2 juta rupiah per carat. Bahkan untuk kualiatas dan warna yang unik harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Batu ini sangat cocok dijadikan benda koleksi atau warisan. Jika anda tertarik memilikinya, segera kunjungi agen penjual terdekat. Biasanya di kota-kota besar tidak sulit menemukan penjaja batu ini. Sekian pembahasan tentang Batu Topaz : Cerita dan Fakta, baca juga pembahasan menarik lainnya tentang Mengenal Pasir Kuarsa Lebih Dekat di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online