Home / Ilmu Peta / Peta / Jenis-Jenis Peta Berdasarkan Skala

Jenis-Jenis Peta Berdasarkan Skala

Jenis-jenis peta berdasarkan skala biasanya dibedakan berdasarkan skala yang digunakan dalam pembuatan peta. Macam-macam peta sendiri biasanya dibedakan berdasarkan isi. Serta berdasarkan cara pengambilan informasi/ survey saat dilapangan. Macam-macam peta berdasarkan sumber datanya dibedakan menjadi dua golongan yaitu Peta Induk dan Peta Turunan. Peta induk merupakan peta yang datanya didapatkan dengan survei langsung ke lapangan. Peta induk inilah yang biasanya digunakan sebagai dasar dari pembuatan peta topografi. Lalu peta turunan adalah jenis peta berpegang teguh pada data peta yang sudah ada. Sehingga tidak perlu melakukan survei langsung ke lapangan. Peta jenis ini tidak bisa digunakan sebagai acuan peta dasar karena data yang tidak diperoleh dengan survey lapangan.

jenis-jenis-peta-berdasarkan-skala

Untuk jenis-jenis peta berdasarkan skala yang digunakan, dibagi atas 5 golongan. Yaitu peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, serta peta geografi/ peta dunia. Peta kadaster/ peta teknik ini merupakan peta dengan skala yang besar. Peta ini menggunakan skala sangat besar yaitu 1 : 100 – 1 : 5000. Peta ini tergolong sangat rinci dan sering digunakan buat keperluan teknis karena keakuratannya. Tak heran jika perencanaan jalan, jaringan air pasti menggunakan peta ini. Peta jenis ini juga biasa digunakan buat menggambarkan luas tanah dan sertifikat tanah.

Lalu ada peta skala besar, peta ini memiliki skala yang besar seperti namanya. Peta ini biasanya menggunakan skala 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Berbeda dengan peta kadaster/ peta teknik. Peta ini ternyata lebih sering digunakan saat perencanaan suatu wilayah. Peta jenis ini biasanya digunakan buat menggambarkan daerah yang sempit. Seperti peta kelurahan, peta desa, peta kecamatan, serta peta kota.

Baca Juga :  Cara Mengatur Simbol Peta Di ArcGIS

Sedangkan Jenis-jenis peta berdasarkan skala selanjutnya adalah peta skala sedang. Peta ini biasanya menggunakan skala 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000. Peta jenis ini biasanya digunakan buat menggambarkan daerah yang agak luas. Seperti pembuatan peta provinsi Jawa Barat, provinsi Sumatra Utara, dan sebagainya. Buat peta skala kecil menggunakan skala yang kecil sesuai dengan namanya. Biasanya menggunakan skala 1 : 500.000 sampai dengan 1 : 1.000.000. Peta ini biasanya digunakan buat menggambarkan daerah yang lumayan luas.

Baca Juga :  Peta Geomorfologi

Seperti pembuatan peta Indonesia dan peta Amerika Serikat. Yang terakhir adalah peta geografi/ peta dunia. Peta ini merupakan peta dengan skala paling kecil. Biasanya peta ini menggunakan skala yang lebih kecil yaitu 1 : 1.000.000. Peta ini biasanya digunakan buat menggambarkan kelompok Negara. Seperti pembuatan peta negara-negara Amerika, peta negara-negara Asia Tenggara, peta benua Australia, atau peta dunia.

Jenis-jenis peta berdasarkan skala juga memiliki perbedaan dalam penyajiannya. Karena berdasarkan bentuknya, peta dibedakan menjadi tiga macam. Yaitu peta datar, peta relief, serta peta digital. Peta datar adalah peta yang menggunakan bidang datar dan gambar yang disajikan hanya tampak dari atas. Sedangkan peta timbul/ peta relief, merupakan peta yang menampilkan bentuk permukaan bumi sesuai aslinya. Biasanya peta jenis ini dibuat dengan semen, gip, atau bubur kertas. Yang terakhir adalah peta digital/ peta elektronik, peta ini ditampilkan melalui media elektronik, seperti computer, TV, VCD, LCD, internet, dll. Menurut Jenis-jenis peta berdasarkan skala diatas bisa disimpulkan bahwa semakin kecil skalanya. Maka wilayah yang ditampilkan semakin luas. Sehingga pembuatan peta sangat bergantung dengan skala yang digunakan. Dan perlu disesuaikan dengan besaran wilayah yang akan dibuatkan petanya. Agar bisa mengetahui seberapa besar kertas yang perlu dipakai untuk peta suatu wilayah. Sekian pembahasan tentang Jenis-Jenis Peta Berdasarkan Skala, baca juga pembahasan lainnya tentang 5 Negara Dengan Hutan Terluas Di Dunia di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online