Home / Ilmu Peta / Peta / Macam-Macam Peta

Macam-Macam Peta

Macam-macam peta biasanya dibedakan berdasarkan isi data didalam peta. Atau bisa berdasarkan cara pengambilan informasi/ survey lapangan. Berikut macam-macam peta berdasarkan sumber datanya. Peta berdasarkan sumber datanya, dibedakan menjadi dua golongan yaitu Peta Induk (Basic Map) dan Peta Turunan(Derived Map). Peta induk adalah peta datanya didapatkan dengan survei langsung ke lapangan. Peta induk ini biasa digunakan sebagai dasar dari pembuatan peta topografi. Sedangkan peta turunan adalah jenis peta yang dibuat dengan berpegang pada data peta yang sudah ada. Jadi tidak perlu melakukan survei langsung ke lapangan. Jenis ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar karena data yang tidak terlalu akurat.

macam-macam-peta

Sedangkan macam-macam peta berdasarkan isi data yang disajikan dibagi menjadi dua golongan. Yaitu peta umum dan peta topografi. Peta umum adalah peta yang menyajikan semua topografi di permukaan bumi secara lengkap. Mulai dari sungai, danau, unsur buatan manusia seperti jembatan, hingga bentuk permukaan bumi seperti lembah. Peta umum sendiri dibedakan menjadi tiga macam, yaitu peta topografi, peta chorografi, dan peta dunia. Peta topografi merupakan peta yang menyajikan bentuk permukaan bumi secara lengkap dengan reliefnya. Sedangkan peta chorografi aadalah peta yang menampilkan permukaan bumi secara umum saja. Sehingga peta jenis ini pasti menggunakan skala sedang serta hanya menggambar sebagian dari permukaan bumi. Peta jenis ini yang bisa kita sebut dengan atlas. Yang terakhir adalah Peta dunia yang menampilkan permukaan bumi secara luas dan biasanya memakai skala kecil. Sedangkan peta tematik biasanya hanya menggambarkan informasi dengan tema-tema tertentu saja. Seperti peta geologi, peta tentang kepadatan penduduk, serta peta tempat-tempat wisata, dll.

Macam-macam peta berdasarkan skala yang digunakan, dibagi atas 5 golongan. Yaitu peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, dan peta geografi/ peta dunia. Peta kadaster/ peta teknik ini menggunakan skala sangat besar yaitu 1 : 100 – 1 : 5000. Peta tergolong sangat rinci dang sering digunakan buat keperluan teknis. Seperti untuk perencanaan jalan, jaringan air, dll. Lalu ada peta skala besar, peta ini memiliki skala 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Peta ini lebih sering digunakan buat perencanaan suatu wilayah. Sedangkan peta skala sedang biasanya menggunakan skala 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000. Untuk peta skala kecil biasanya menggunakan skala 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000. yang terakhir adalah peta geografi/ peta dunia. Peta ini biasanya menggunakan skala yang lebih kecil yaitu 1 : 1.000.000.

Sedangkan macam-macam peta berdasarkan bentuknya, peta dibedakan menjadi tiga macam. Yaitu peta datar, peta relief, serta peta digital. Peta datar adalah peta yang paling sering digunakan. Peta jenis ini biasanya digambarkan pada bidang datar dan hanya tampak dari atas. Sedangkan peta timbul/ peta relief, merupakan peta yang menampilkan bentuk permukaan bumi sesuai aslinya. Serta disajikan dalam bentuk tiga dimensi. Biasanya peta ini dibuat dengan menggunakan semen, gip, atau bubur kertas. Yang terakhir adalah peta digital/ peta elektronik. Peta ini adalah peta yang ditampilkan melalui media elektronik, seperti computer, TV, VCD, LCD, internet, dll. Jenis peta ini lagi digemari di negara maju karena lebih praktis dan efisien. Berdasarkan macam-macam peta diatas bisa disimpulkan bahwa semakin kecil skalanya. Maka wilayah yang ditampilkan semakin luas. Sehingga pembuatan peta sangat bergantung dengan skala yang digunakan. Dan perlu disesuaikan dengan besaran wilayah yang akan dibuatkan petanya. Agar bisa mengetahui seberapa besar kertas yang perlu dipakai untuk peta suatu wilayah. Sekian pembahasan tentang Macam-Macam Peta, baca juga pembahasan menarik lainnya tentang Pengertian Atol di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online