Home / Info Berita / Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta Belum Jelas

Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta Belum Jelas

Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta adalah untuk memperluas daratan yang sudah sesak oleh bangunan. Jakarta adalah Ibukota negara yang tiap tahun penduduknya terus bertambah. Dengan perkembangan penduduk yang terus meningkat, pemerintah DKI Jakarta tengah melakukan reklamasi Teluk Jakarta. Reklamasi ini dirasa perlu mengingat semua wilayah Jakarta telah dipenuhi oleh bangunan atau gedung tinggi pencakar langit. Untuk mengantisipasi atau mengurangi kepadatan penduduk, pemerintah ingin meniru apa yang dilakukan Rotterdam di Belanda, Dubai, Jepang dan SIngupaya yang sukses memperluas daratan dengan menimbun lautan yang dijadikan tempat tinggal warganya. Namun, upaya ini tidak semulus aspal baru. Reklamasi Teluk Jakarta menuai banyak protes dan kecaman dari aktivis lingkungan yang menilai reklamasi dapat menimbulkan kerusakan ekosisten laut. Meski begitu, pemerintah tetap ngotot meneruskan reklamasi ini karena telah direncanakan sejak 1990 silam.

tujuan-reklamasi-teluk-jakarta-belum-jelas

Meski reklamasi Teluk Jakarta tergolong bagus untuk menambah kawasan wilayah daratan. Kegiatan memperluas darat dengan menimbun tanah ini juga memiliki dampak buruk yang tidak sedikit. Ada harga mahal yang harus dibayar dengan reklamasi. Reklamasi berpotensi merusak ekosistem laut dan memicu abrasi. Manajer Manajer Penanganan Bencana Wahana Lingkungan Indonesia, Mukri Priyatna, mengatakan wilayah ekosistem akan hancur bila proyek reklamasi dilakukan tanpa mempertimbangkan sisi potensial lainnya. Di samping itu, reklamasi juga bisa memperburuk pencemaran lingkungan. Reklamasi juga membuat pulau lain tenggelam karena lebih rendah. Infrastruktur yang sudah tertanam di kawasan yang akan direklamasi pun bisa terganggu. Pro kontra reklamasi tidak bisa dihentikan, di media sosial, amat mudah menemukan perdebatan kubu pro dan kotra reklamasi. Sebagian dihiasi dengan jargon-jargon yang membuat bulu kuduk siapa pun berdiri, seperti “Jika tak direklamasi, Jakarta akan tenggelam dalam beberapa tahun ke depan” atau “Lebih baik menyingkirkan segelintir manusia, hewan, dan tanaman langka demi kebaikan jutaan warga Jakarta”.

Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta ini sebenarnya sangat mulia jika dilihat dari sudut pandang tata kota dan sosial. Tujuan pertama adalah memajukan Kota Jakarta sehingga mampu bersaing dengan kota-kota besar di negara lain. Untuk mendapat predikat sebagai kota kelas dunia Jakarta harus berani berbenar dari kawasan kumuh dan kotor. Di Jakarta Utara saat ini, terutama di kawasan pesisir, masih banyak terdapat lokasi yang kumuh dan tidak terawatt. Reklamasi diharapkan bisa merubah kawasan tersebut lebih indah. Tujuan kedua adalah mengurangi banjir yang saban tahun terjadi. Berdasarkan hasil penelitian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penurunan muka tanah di Jakarta mencapai 18 centimeter per tahun. Hal ini akibat ekstraksi atau pencurian air tanah oleh pengelola gedung-gedung bertingkat maupun perumahan. Nah, diharapkan reklamasi ini bisa mengurangi atau memberhentikan penurunan permukaan air tanah di DKI.

Alasan ketiga dari reklamasi Teluk Jakarta ini yaitu karena Pantai Utara Jakarta terkenal sangat kotor dan nelayannya yang tidak menjunjung keindahan. Tentu tidak elok jika sebuah Ibukoa negara masih terdapat kawasan seperti ini. Kawasan nelayan ini sangat jauh berbeda dari Taman Impian Jaya Ancol atau pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki kesegaran dan kebersihan yang bagus. Oleh karena itu, untuk menyeragamkan kawasan pesisir Jakarta, diperlukan reklamasi secepat mungkin. Alasan keempat yang tidak kalah penting adalah Jakarta memerlukan Pajak yang lebih banyak. Nah, untuk meningkatkan pendapatan daerah diperlukan kawasan tambahan yang dapat menunjang kegiatan bisnis. Tempat yang paling memungkinkan untuk itu adalah kawasan Jakarta yang direklamasi ini. Sebab, kawasan yang ada sekarang masih kurang dan terlalu padat. Sekian pembahasan tentang Tujuan Reklamasi Teluk Jakarta Belum Jelas, baca juga pembahasan lainnya tentang Pengertian Reklamasi Pantai dan Contohnya di www.majalahbatu.com

About Abdi Maulana

Abdi Maulana
Seorang ahli Teknik Geologi dan sangat senang bekerja didepan komputer. Membagi ilmu kepada orang lain merupakan kesenangan tersendiri. Gemar dengan software pemetaan dan terbiasa dengan software - software Geo. WORK EXPERIENCE : Jun 2012 - Sep 2012 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2012 - Sep 2012 : Asisten Geofisika at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Head GIS Asistant at STTNAS Jun 2013 - Sep 2013 : Asisten Geofisika at STTNAS Mar 2014 - May 2014 : Head GIS Asistant at STTNAS September 2015 – March 2016 : GIS at Global Artha Karya (Bukit Berlian Group)

Check Also

harga-gps-garmin-2017

Harga GPS Garmin 2017

Harga GPS Garmin 2017 akan dibahas pada artikel ini, bagi anda para pemburu GPS Garmin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seal Online